Breaking News
Loading...

Recent Post

Monday, July 27, 2020
no image

Memahami Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Jenis-Jenis Blok Silinder oleh - fordranger.uno

Halo sahabat selamat datang di website fordranger.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Memahami Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Jenis-Jenis Blok Silinder oleh - fordranger.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Piston merupakan salah satu komponen mesin fungsi kerjanya adalah untuk memanipulasi volume ruang, yang mana ruang tersebut akan digunakan sebagai tempat pembakaran. Namun, senarnya di mana letak piston ini berada? Jawabannya adalah di tabung silinder, yang mana tabung silinder ini pun memiliki tempat khusus yang disebut blok silinder.

Hanya saja perlu diketahui bahwa blok silinder tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan tabung silinder, tetapi juga memiliki fungsi lainnya. Berikut ini ulasan mengenai blok silinder yang terdapat pada mesin.

Apa Pengertian Blok Silinder, dan Fungsinya?
Bila mengambil pengertian dari Wikipedia, blok silinder merupakan struktur terpadu yang terdiri atas silinder dari motor bakar torak dan beberapa atau semua yang terkait struktur sekitarnya. Termasuk bagian pendingin, bagian bukaan masuk dan keluar, sabungan, dan juga crankcase.

Bisa dibilang, block silinder ini adalah komponen inti dari mesin. Komponen inti ini digunakan untuk menopang bagian mesin yang lainnya, mulai dari kepala silinder, piston, poros engkol, dan juga oil pan.
Namun, perlu diketahui bahwa meskipun dinamakan blok silinder, bentuk komponen ini tidak melingkar. Mengapa demikian? Karena block silinder ini fungsi utamanya adalah menjadi penopang untuk setiap komponen mesin lainnya, sehingga bentuknya akan disesuaikan dengan komponen yang ditopangnya. Contohnya saja, blok silinder mobil memiliki bentuk kotak dengan banyak detail yang disesuaikan dengan komponen mobil.

Block silinder sendiri dibuat dari baja tuang, yakni baja yang dicampur dengan logam jenis lain. Keduanya akan dilebur dan disatukan, kemudian dicetak pada sebuah cetakan khusus sehingga membentuk blok silinder yang diinginkan. Kamu bisa menyebut teknik pencampuran ini sebagai pengecoran logam.

Untuk fungsi nyata blok silinder sendiri adalah sebagai berikut:
â€" digunakan untuk dudukan silinder linner
â€" digunakan untuk dudukan kepala silinder
â€" digunakan untuk dudukan poros engkol dan oil pan
â€" digunakan untuk tempat mount engine ke body mobil Anda

Apa Saja Komponen Blok Silinder, dan Bagaimana Konstruksinya?
Salah satu bentuk blok silinder dapat Anda lihat sebagai berikut. Ini merupakan bentuk yang paling sederhana, di mana menggunakan konfigurasi 4 silinder in-line.
Ada juga yang bentuknya dengan 1 silinder saja. Block silinder jenis ini kerap digunakan pada mesin sepeda motor.

Berikut ini merupakan komponen-komponen yang dapat Anda jumpai pada blok silinder;

  • Linner silinder. Komponen ini bentuknya tabung, dimasukkan ke dalam blok silinder dan berfungsi sebagai lintasan pergerakan piston.
  • Engine compartements holder. Komponen ini digunakan sebagai tempat meletakkan komponen mesin. Anda bisa melihat bagaimana terdapat lekukan pada sisi-sisi blok silinder serta lubang baut.
  • Water jaket. Komponen ini adalah selubung yang ada di sela-sela blok silinder. Biasanya dihubungkan ke pompa air yang ada di blok silinder.
  • Oil feed. Komponen ini adalah saluran oli, yang fungsinya sebagai tempat oli bisa bersirkulasi dari oil pan ke kepala silinder, dan dari kepala silinder ke oil pan.
  • Gasket. Komponen ini merupakan pelapis yang ada di antara blok silinder dan kepala silinder. Fungsinya adalah mencegah adanya kebocoran kompresi.
  • Crankshaft seal. Komponen ini fungsinya supaya oli mesin tidak bocor, terkhusus mencegah kebocoran lewat poros engkol. Crankshaft seal ini biasanya diletakkan di bagian depan dan belakang, sehingga Anda akan melihat ada dua crankshaft seal pada block silinder.

Berbagai Jenis Blok Silinder yang Perlu Diketahui
Blok silinder memiliki bentuk yang berbeda-beda, sehingga masing-masing bentuk memiliki nama sendiri-sendiri. Berikut ini beberapa jenis block silinder yang bisa Anda kenali dari bentuknya.

  • Mono Cylinder
    Block silinder jenis ini didesain dengan hanya memiliki satu tabung silinder. Jenis ini juga paling sederhana dan paling kecil bentuknya. Anda bisa menemukan penggunaan mono cylinder pada mesin-mesin sepeda motor, biaya untuk mengecilkan ukuran total mesin.

  • In-line Cylinder
    Untuk in-line cylinder, memiliki tabung silinder lebih dari satu, dan ditempatkan segaris atau in-line. Desain silinder yang segaris ini membuat mesin akan tampak sedikit memanjang. Namun, mesin in-line sebenarnya memiliki bentuk yang cukup kecil. Anda bisa menemukan penggunakan silinder jenis ini pada mobil. Selain itu, karena mobil biasanya memiliki konfigurasi in-line 4 silinder, maka ada 4 tabung silinder pula yang ditempatkan secara in-line.
    Namun, selain konfigurasi yang sudah disebutkan, ada juga konfigurasi in-line 3 silinder. Konfigurasi semacam ini biasanya digunakan pada mobil yang lebih kecil. Sedangkan untuk in-line 6 silinder, biasanya dipergunakan pada mesin-mesin kendaraan besar seperti truk atau pun bus.

  • V Cylinder
    Disebut sebagai V silinder, karena memang konfigurasi mesinnya banyak menggunakan silinder, dan peletakannya pun dilakukan beriringan sehingga membentuk huruf V. Bisa dibilang, tabung silinder yang digunakan akan ditempatkan dalam posisi beriringan dengan satu poros engkol saja. Hal tersebut membuat bagian bawah pada tiap silinder akan berdekatan supaya mengarah pada poros engkol yang sama.
    Biasanya, mesin yang menggunakan silinder jenis ini adalah untuk mobil dengan kapasitas besar, misalnya seperti mobil sport berkapasitas 3000 cc ke atas, dengan desain 6 sampai 12 silinder. Misalnya, mobil Anda lebih dari 3000 cc tapi menggunakan konfigurasi in-line, maka sepanjang apa silinder tersebut nantinya. Itulah mengapa , dengan menggunakan C silinder, akan lebih pendek karena dibagi dua sisi. Misal mobil Anda menggunakan 6 silinder, maka dapat di setting 3-3 di sebelah kanan dan kiri.
    Selain mobil sport atau racing, sepeda motor pun ada yang menggunakan V silinder. Biasanya adalah sepeda motor dengan cc 500 ke atas.

  • Boxer
    Desain block silinder yang ini memang unik karena dibuat saling berlawanan. Contohnya pada mesin dengan 6 silinder, berarti 3 silinder dengan 3 silinder lainnya diletakkan berlawanan. Fungsinya supaya bentuk block silinder tidak terlihat terlalu tinggi, dan pas jika ruang mesinnya rendah.
    blok silinder boxer

Oversize Cylinder
Tabung silinder ternyata dapat diubah ukurannya. Salah satu istilah untuk memperbesar ukuran tabung silinder adalah oversize silinder. Ada beberapa tujuan mengapa tabung silinder harus diperbesar. Pertama, karena block silinder yang telah aus sehingga perlu diperbaiki, bisa juga untuk memperbesar kapasitas mesin. Namun, pembesaran tabung silinder hanya memiliki sedikit efek untuk memperbesar kapasitas mesin.
Apabila Anda ingin menerapkan oversize, bisa Anda lakukan dengan membubut bagian dalam tabungnya. Namun, karena proses ini cukup sulit, Anda harus menyerahkan tugas seperti ini kepada profesional.

Tahapan-tahapan ketika melakukan oversize bisa meliputi;
â€" Tahap 0.25. Membubut tabung silinder dengan jarak 0.25mm, dilakukan pada pertama kali oversize.
â€" Tahap 0.50. Melakukan oversize pada tabung yang sebelumnya sudah dibubut sebesar 0.25mm. Dengan begitu ukuran pembesaran menjadi 0.50mm.
â€" Tahap 0.75. Melakukan oversize ke tiga kali sehingga pembesaran menjadi 0.75mm.
â€" Tahap 1. Oversize dilakukan ke empat kali, sekaligus yang terakhir. Proses ini sudah final, jika Anda tetap mencoba untuk melakukan pembesaran lagi, kemungkinan silinder akan semakin ringkih.

Demikian adalah ulasan mengenai blok silinder, semoga bermanfaat untuk Anda.

Itulah tadi informasi dari slot online indonesia mengenai Memahami Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Jenis-Jenis Blok Silinder oleh - fordranger.uno dan sekianlah artikel dari kami fordranger.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 26, 2020
no image

Inilah Fungsi Rocker Arm, si Pelatuk Klep oleh - fordranger.uno

Halo sahabat selamat datang di website fordranger.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Inilah Fungsi Rocker Arm, si Pelatuk Klep oleh - fordranger.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Rocker arm adalah salah satu dari komponen mekanisme katup, atau biasa disebut pelatuk klep atau katup. Tak jarang pula rocker arm disebut sebagai templar roller. Rocker arm juga dibuat dengan tingkat presisi yang tinggi serta material yang tepat pula. Lalu apa fungsi dari rocker arm?

Fungsi Rocker Arm
Rocker Arm berfungsi untuk membuka serta menutup katup atau klep, baik itu katup hisap maupun katup buang. Saat katup hisap tertekan oleh rocker arm, maka campuran udara dan juga bahan bakar dapat masuk ke dalam ruang bakar.
Sedangkan saat katup buang yang tertekan oleh rocker arm, maka hasil gas pembakaran tersebut dapat keluar melalui katup buang.

Rocker arm terpasang pada bagian poros rocker arm atau rocker arm shaft. Pada tipe kendaraan yang memiliki mekanisme katup tipe OHV atau over head valve, rocker arm umumnya dihubungkan dengan push rod atau poros pendorong.
Jika cam shaft atau poros nok berputar dan poros nok tersebut menekan valve filter atau pengangkat katup, maka akan terjadi dorongan pada batang pendorong sehingga batang pendorong tersebut akan menekan rocker arm hingga akhirnya rocker arm menekan katup agar dapat membuka.

fungsi rocker arm mesin

Pada mesin yang memiliki mekanisme katup tipe SOHC atau single over head cam shaft, rocker arm akan terhubung langsung dengan poros nok, sehingga saat poros nok tersebut berputar dan pada bagian tonjolan poros nok tersebut menekan rocker arm, maka tekanan tersebut selanjutnya akan diteruskan oleh rocker arm untuk menekan katup.
Rocker arm sendiri dilengkapi dengan mur pengunci serta sekrup penyetel. Mur pengunci dan sekrup penyetel ini digunakan untuk menyetel celah pada katup. Karena setelan celah katup harus disetel sesuai dengan nilai spesifikasinya.

Jika nilai celah katup tidak sesuai spesifikasi contohnya lebih kecil atau lebih besar, maka dampaknya adalah kinerja mesin dan juga komponen rocker arm maupun katupnya sendiri menjadi tidak baik.
Namun terdapat beberapa tipe mesin yang tidak memerlukan penyetelan celah katup manual, karena celah katup sudah dilakukan secara otomatis pada mesin yang memiliki pengangkat katup tipe hidrolis, atau dengan menggunakan katup last adjuster.

Demikianlah penjelasan mengenai fungsi rocker arm. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda.

Itulah tadi informasi dari poker online mengenai Inilah Fungsi Rocker Arm, si Pelatuk Klep oleh - fordranger.uno dan sekianlah artikel dari kami fordranger.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, July 25, 2020
no image

Ketahui Apa Penyebab Air Radiator Masuk Ke Mesin oleh - fordranger.uno

Halo sahabat selamat datang di website fordranger.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Ketahui Apa Penyebab Air Radiator Masuk Ke Mesin oleh - fordranger.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Salah satu kendala ketika memiliki mobil adalah adanya masalah pada air radiator. Terkadang, kita menjumpai air radiator yang masuk ke mesin mobil, dan bahkan sampai ke ruang bakar mesin. Sebenarnya, Anda bisa mendeteksi lebih awal ketika ada air radiator yang bocor. Ada penyebab air radiator masuk ke mesin yang bisa mudah dilihat, yaitu ketika air radiator muncrat saat Anda mulai menstarter kendaraan, atau ketika Anda menginjak pedal gas ketika tutup radiator dibuka.

Akibat dan Dampak yang Diakibatkan dari Air Radiator yang Masuk Ke Silinder Mesin

Beberapa dampak yang bisa Anda lihat ketika air radiator masuk ke silinder atau bahkan ruang pembakaran mesin adalah sebagai berikut.
1. Air radiator yang tidak tampak bocor tapi selalu kurang, terlebih jika mobil digunakan untuk perjalanan puluhan kilometer. Meskipun tidak tampak adanya kebocoran atau tetas air dari sekitar mesin, tetapi air radiator mobil akan selalu kekurangan.

2. Ketika digunakan pada kondisi tertentu yang cukup ekstrem, seperti ketika berkendara dengan kecepatan tinggi, mesin akan mbrebet. Bisa juga ketika mesin dalam putaran rendah, mesin pun akan tetap mbrebet. Hal tersebut bergantung dari separah apa kebocoran yang dialami air radiator.

3. Bisa juga lampu check engine menyala. Biasanya ketika sedang berkendara dalam kecepatan tinggi, kemudian air radiator yang masuk ke ruang pembakaran pun membuat pembakaran pada mesin ikut terganggu. Mesin akan bergetar dengan sangat keras, tapi mendadak lemah.

Pada beberapa mobil, getaran yang terlalu keras pada silinder mesin akibat dari air radiator yang masuk ke pembakaran, akan menyebabkan random atau multiple cylinder misfire detected, yang kemudian terbaca oleh ECU atau DTC P0300. ECU pun langsung mengaktifkan indikator check engine.

Lalu, apa sebenarnya penyebab air radiator masuk ke mesin? Yakni diakibatkan oleh gasket silinder head yang mengalami kerusakan. Bisa juga karena pack kop mesin mengalami kebocoran, karena silinder head melengkung atau juga tidak rata karena mesin yang terlalu panas.

freeze plug expansion plug penyebab air radiator masuk ke mesin

Untuk mengatasi air radiator yang masuk ke pembakaran mesin, coba lakukan beberapa hal berikut ini.
1. Coba gantilah gasket silinder head yang ada pada mesin,

2. Pada permukaan silinder yang tidak rata, lakukan perataan. Bisa juga Anda mengganti kepala silindernya.

3. Pastikan juga bahwa sistem pendingin pada mesin selalu normal. Pastikan tidak ada kebocoran, cek kipas radiator serta aliran air radiator, pastikan tidak mengalami sumbatan apa pun.

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Ketahui Apa Penyebab Air Radiator Masuk Ke Mesin oleh - fordranger.uno dan sekianlah artikel dari kami fordranger.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 19, 2020
no image

Komponen dan Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil oleh - fordranger.uno

Halo sahabat selamat datang di website fordranger.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Komponen dan Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil oleh - fordranger.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Selain segi keamanan, kenyamanan juga harus dipenuhi saat berkendara, maka suspensi mobil hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sistem suspensi mobil dibuat untuk mengurangi getaran yang ditimbulkan mobil saat melaju dengan begitu, bodi mobil tetap steady. Selain itu, suspensi juga berfungsi mengurangi hentakan yang dimungkinkan muncul saat mobil melewati jalan berlubang.

Komponen Utama yang Mendukung Sistem Suspensi Mobil
materi suspensi depan mobil
Suspensi dirancang agar memiliki daya elastisitas tinggi demi menjaga kenyamanan pengguna. Daya elastis tersebut mampu dihasilkan dengan menyematkan sekat untuk membatasi roda dengan bodi mobil. Berikut beberapa komponen utama yang saling bekerjasama dalam menyerap getaran:

• Pegas
Komponen yang menduduki posisi penting ini terbuat dari baja yang kuat namun memiliki sifat elastis. Berkat keelastisan yang tinggi dari pegas itulah, suspensi mampu menyerap getaran dan mengurangi gerakan-gerakan mendadak yang ditimbulkan oleh mobil. Apabila komponen pegas tidak ada, maka pengguna kendaraan akan terpental-pental sewaktu mobil berjalan, dan kerap merasakan mobil yang oleng ke kanan dan kiri.

• Lengan Suspensi
Mobil memiliki chasis atau sasis yang berfungsi sebagai kerangka untuk menopang beban kendaraan secara keseluruhan. Oleh sebab itu, sasis dibuat dari besi atau baja yang solid dan kuat. Agar tetap nyaman saat dibawa lari, antara sasis mobil dan roda dibatasi oleh lengan suspensi. Komponen yang berupa engsel tersebut melakukan gerakan secara vertikal sehingga mampu menyesuaikan dengan beban yang ada.

• Shock Absorber
Sesuai pernyataan sebelumnya, pegas memang memegang peran utama dalam sistem suspensi pada mobil. Apakah berarti pegas tidak memiliki kekurangan? Tentu saja salah. Justru komponen lain semacam shock absorber dihadirkan untuk menutupi kelemahan pegas. Saat digunakan, pegas akan memantul sehingga daya balik tersebut dapat membuat bodi tetap bergetar dan bergoyang.

Maka dari itu, shock absorber digunakan untuk mengatasi hal tersebut. Fungsi utama dari shock absorber adalah mengurangi pergerakan pegas yang datang secara tiba-tiba akibat dari adanya daya balik. Karena bertugas sebagai penunjang suspensi, maka shock absorber memiliki kestabilan yang lebih baik dibanding pegas.

• Stabilizer
Komponen yang digunakan dalam sistem suspensi mobil dibuat saling mendukung satu sama lain. Apabila pegas memiliki kekurangan sehingga ditutup oleh shock absorber, maka komponen stabilizer akan menyempurnakan kinerja secara keseluruhan. Fungsi utama dari stabilizer adalah menjaga agar memiliki kestabilan yang konsisten dan kuat sehingga tidak mudah oleng.

Stabilizer akan bekerja pada kondisi, misalnya, saat mobil sedang melaju kencang kemudian melewati jalan berbelok. Dalam kondisi tersebut, mobil akan terkena gaya sentrifugal yang dapat mengakibatkan bodinya terguling atau terpental ke luar. Maka dari itu, stabilizer bertugas menstabilkan mobil sehingga tidak terpengaruh gaya sentrifugal tersebut. Dengan begitu, laju mobil akan tetap terkendali.

Jenis Sistem Suspensi Mobil secara Umum dan Khusus
Suspensi mobil memiliki banyak jenis yang memiliki spesifikasi khusus masing-masing. Berikut 3 jenis sistem suspensi mobil secara umum:
 Suspensi Independen
Disebut sebagai suspensi independen atau bebas karena setiap roda pada poros yang sama dimungkinkan akan bergerak secara vertikal, dan tidak bergantung pada satu sama lain.

 Suspensi Dependen
Kebalikannya dari suspensi independen, suspensi jenis ini menghubungkan roda dalam satu poros kaku sehingga kinerjanya saling bergantung. Konstruksinya tidak linear, namun tergolong sederhana dan cukup kuat.

 Suspensi Semi-Independen
Jenis suspensi ketiga adalah gabungan dari suspensi dependen dan independen. Roda kendaraan yang menggunakan sistem suspensi ini memang tidak saling terkoneksi namun masih dapat saling mempengaruhi. Oleh sebab itu, saat kendaraan melewati jalanan berlubang dan menimbulkan getaran, maka roda di bagian lain akan sedikit terpengaruh.
5 jenis suspensi mobil secara lebih khusus, yaitu:

 Suspensi Macpherson
Macpherson termasuk ke dalam jenis suspensi independen yang kerap digunakan oleh mobil semacam MPV, sedan, dan Mini-SUV karena tidak terlalu memakan banyak ruang. Getaran yang mampu diserap oleh suspensi macpherson cukup optimal mengingat tergolong suspensi bebas. Berikut beberapa komponen yang dimiliki suspensi ini:

a. Pegas Coil
Memiliki bentuk berupa baja yang melingkar atau disebut juga dengan per. Pegas memiliki daya elastis yang tinggi sehingga mampu menahan getaran dan hentakan yang mungkin ditimbulkan oleh mobil. Namun, kinerjanya juga didukung oleh komponen lain.

b. Shock Absorber
Memiliki tugas utama untuk menyempurnakan fungsi pegas sehingga diletakkan di dalam pegas. Fungsi shock absorber adalah untuk mengatasi pantulan balik dari pegas yang dapat menimbulkan gerakan atau hentakan yang terjadi secara tiba-tiba.

c. Lower Arm
Komponen lain dalam suspensi macpherson adalah lower arm. Fungsi utama dari komponen ini adalah menjadi penghubung antara bodi mobil dan bagian roda. Bentuknya yang berupa engsel akan dengan mudah menyangga beban yang diterima.

d. Ball Joint
Selain lower arm, terdapat pula ball joint yang berupa engsel dengan jangkauan hingga 3600. Dengan jangkauan yang selebar itu, maka ball joint mampu bergerak ke segala arah untuk menahan beban yang datang. Selain itu, berkat adanya ball joint, roda mobil dapat bergerak dengan leluasa.

e. Knuckle Arm
Komponen selanjutnya merupakan wadah bagi komponen dalam sistem suspensi. Dengan adanya knuckle arm maka komponen seperti lower arm dan shock breaker akan memiliki counternya sendiri.
f. Stabilizer
Fungsi dari stabilizer adalah menjaga kestabilan bodi mobil sehingga tidak terpengaruh oleh gerakan atau hentakan. Stabilizer dipasang di antara shock absorber dan bodi.

 Suspensi Double Wishbone
Double wishbone tergolong suspensi depan yang independen seperti halnya macpherson namun memiliki tampilan yang lebih besar. Kerangkanya juga lebih rumit dibanding dengan macpherosn. Suspensi ini dilengkapi dengan dua jenis lengan yaitu lower arm dan upper arm. Berkat adanya dua lengan tersebut, maka roda akan bergerak dengan lebih seimbang ke arah vertikal.

 Suspensi Rigid
Apabila mencari jenis suspensi kuat yang mampu menahan beban begitu berat maka jawabannya adalah suspensi rigid. Ketahanan yang dimiliki oleh suspensi rigid dihasilkan dari adanya tambahan penyangga yang dipasang di antara roda sebelah kanan dan roda sebelah kiri. Jenis suspensi yang termasuk suspensi dependen ini dapat digunakan pada bagian depan maupun belakang mobil.

Suspensi rigid tersusun dari beberapa komponen, antara lain:
a. Pegas daun dalam suspensi rigid memiliki bentuk yang memanjang. Agar kekuatannya bertambah, maka pegas disusun secara bertingkat. Oleh sebab itu, penyerapan getaran dapat dilakukan dengan lebih optimal;
b. Shock absrober terpasang di antara bodi mobil dan rigid block. Fungsi utamanya adalah untuk membantu pegas dalam menekan getaran atau hentakan yang timbul. Dengan adanya shock absorber, getaran yang mungkin berasal dari daya pantul pegas juga akan diredam.
c. Rigid block merupakan balok yang berada di antara roda bagian kanan dan bagian kiri pada bagian depan. Komponen ini dapat meningkatkan ketahanan suspensi.
d. Stabilizer berfungsi untuk menjaga kestabilan mobil sehingga tetap steady.

 Suspensi Multi-link
Fungsinya sama seperti lengan suspensi yakni menunjang pergerakan roda saat menyerap getaran. Jumlah link-link tersebut pun cukup banyak.

 Suspensi Torsion Beam
Bentuk rigid pada torsio beam tidak hanya memanjang, namun berbentuk menyerupai huruf ‘H’. Kelebihannya adalah ayunan roda akan lebih leluasa sehingga kendaraan melaju lebih baik.

Banyaknya jenis dan komponen suspensi merupakan upaya yang dilakukan demi menciptakan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Oleh sebab itu, maka sebagai pengguna sebaiknya kerap memeriksa bagian dalam kendaraan termasuk sistem suspensi mobil agar kinerjanya terjaga dengan sempurna dan sangat lancar.

Itulah tadi informasi dari daftar poker online mengenai Komponen dan Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil oleh - fordranger.uno dan sekianlah artikel dari kami fordranger.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, July 15, 2020
no image

Penyebab Kipas Radiator Tidak Berputar dan Solusi Mengatasinya oleh - fordranger.uno

Halo sahabat selamat datang di website fordranger.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Penyebab Kipas Radiator Tidak Berputar dan Solusi Mengatasinya oleh - fordranger.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Pada radiator mobil, khususnya di bagian belakang, tersemat kipas pendingin yang berfungsi untuk menormalkan suhu mesin yang meninggi. Kipas tersebut berputar melalui radiator untuk mendinginkan air pendingin mesin. Namun, ada kalanya kipas radiator tidak berputar sehingga berpengaruh pada kendaraan. Apa saja penyebab dari permasalahan tersebut? Berikut uraian lengkapnya.

Pengenalan Kipas Radiator dan Macamnya
Kipas pendingin pada mobil, dan kendaraan pada umumnya terbagi menjadi dua macam, dan tiap-tiapnya memiliki kekhususan tersendiri yang disesuaikan dengan jenis kendaraan. Berikut dua macam kipas tersebut:

a. Kipas konvensional merupakan kipas yang digerakkan oleh drive belt. Dengan begitu, kipas akan terus berputar selama mesin kendaraan hidup. Kipas konvensional sering digunakan pada mobil jenis diesel.

b. Kipas elektrik memiliki kontrol terhadap kinerjanya sehingga tidak terpengaruh oleh mesin. Pemicu dari putaran kipas adalah saat suhu air mula terdeteksi panas sehingga perlu dilakukan proses pendinginan. Biasanya, kipas pendingin elektrik tersebut digunakan pada mobil jenis MPV.

Perlu diketahui bahwa baik kipas konvensional maupun kipas elektrik, sama-sama berpeluang mengalami kegagalan berputar. Terlebih lagi, pada kipas elektrik yang memang putarannya tidak menentu. Dalam kondisi tertentu, kipas bisa saja otomatis menyala saat mesin mobil dihidupkan. Namun, dalam kondisi lain bisa saja harus menunggu beberapa saat hingga kipas dapat berputar.

Sebagai pengguna mobil, sebaiknya jangan dulu panik apabila kipas pendingin tidak menyala walaupun mesin sudah dihidupkan. Mengingat terdapat kondisi tertentu yang memiliki pengaruh terhadap pengoperasian kipas tersebut. Sebagai contoh, kipas elektrik yang terpasang pada mobil. Terdapat dua hal yang harus diketahui sekaligus dapat dijadikan tips untuk tidak panik. Berikut dua hal tersebut:

• Prinsip kerja dari kipas elektrik adalah ada input maka kipas berputar. Artinya, kipas akan langsung berputar apabila menerima input dari ECU. Pada saat Anda menghidupkan mesin mobil dengan AC yang masih hidup, maka otomatis kipas akan langsung berputar. Hal tersebut karena AC yang menyala akan menyebabkan peningkatan suhu mobil secara cepat. Maka, sebagai responsnya, sistem pendingin akan menggerakkan kipas.

• Apabila Anda menyalakan mesin dengan AC yang mati dan kendaraan didiamkan semalaman, maka kipas pendingin belum akan menyala. Alasannya karena mesin masih dalam proses pemanasan sehingga suhunya belum memasuki suhu kerja. Nantinya, ketika sudah menyentuh 900 (suhu kerja) atau lebih, maka kipas pendingin akan berputar untuk melakukan tugasnya.

Beberapa Penyebab Kipas Radiator Tidak Berputar

1. Masalah pada Drive Belt
Permasalahan semacam ini terjadi pada kendaraan yang menggunakan kipas konvensional. Hal tersebut karena drive belt memegang peranan penting untuk menggerakkan kipas, maka apabila komponen tersebut putus akan berakibat pada matinya kipas. Lalu, apa yang menyebabkan drive belt sampai putus? Penyebabnya adalah percikan oli yang mengenai permukaan drive belt.

Drive belt terbuat dari karet dan usianya sangat dipengaruhi oleh oli, panas, dan debu. Saat permukaan belt terkena percikan oli, maka otomatis akan terjadi slip. Akibatnya, gesekan yang terjadi begitu cepat menyebabkan drive belt cepat panas, aus, hingga putus. Bukan hanya kipas pendingin yang terkena imbasnya melainkan juga altenator dan pompa power steering.

kipas radiator tidak berputar

2. Masalah pada Sekering Kipas
Pada kipas elektrik, salah satu penyebab kipas radiator tidak berputar adalah sekering yang putus. Hal yang membuat putusnya sekering adalah arus listrik yang mengalir dalam jumlah yang berlebih. Ibaratnya, saat arus yang melebihi tekanan normal melewati sekering, maka sekering akan kaget sehingga putus adalah reaksi yang diberikan. Dampaknya, arus listrik ke kipas pun akan terhenti.

Apabila mendapati kasus semacam itu, maka jangan dulu gegabah untuk mengganti sekering. Terlebih dahulu, periksa rangkaian listrik yang terpasang karena bisa jadi ditemui kerusakan sehingga arus listrik tidak normal. Selain itu saat akan mengganti sekering, pilihlah dengan kapasitas yang masih sama untuk mencegah terbakarnya rangkaian apabila kapasitas terlalu besar.

3. Masalah pada Kabel Kipas
Seperti halnya kipas angin rumah, kipas radiator tidak berputar juga dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh hewan pengerat yakni tikus. Hal yang lumrah terjadi adalah kabel kipas yang putus setelah digigit tikus. Karena ukuran tubuhnya yang kecil, maka akan mudah saja masuk ke ruang mesin. Oleh sebab itu, perlu mewaspadai kehadiran hewan pengerat tersebut.

Kabel kipas yang terputus dapat diperbaiki dengan mudah yaitu menyambungkannya kembali menggunakan selotip. Namun, apabila tidak kembali normal segera bawa ke bengkel untuk dilakukan penanganan yang lebih profesional. Selain itu, lakukan juga pencegahan agar tikus tidak lagi merusak kabel kipas atau bahkan kabel sensor mesin. Hal tersebut dapat membahayakan kinerja kendaraan.

4. Masalah pada Resistor
Dalam hal kecepatan berputarnya, kipas pendingin terbagi menjadi tiga kecepatan yaitu: a) kecepatan pertama yang dilewatkan pada dua resistor; b) kecepatan kedua yang dilewatkan pada satu resistor; dan c) kecepatan ketiga yang tidak melalui resistor. Apabila terjadi permasalahan pada resistor, terputus misalnya, maka kipas pendingin menjadi tidak terkontrol.

Oleh sebab itu, akan terjadi pada suatu watu kipas tiba-tiba berputar dengan kecepatan penuh dalam waktu singkat kemudian berhenti. Pada waktu yang lain, kipas radiator tidak berputar otomatis menyala padahal AC dalam kondisi hidup dan suhu mesin mulai naik. Solusinya adalah dengan melakukan penggantian terhadap unit resistor dan kipas pendingin secara bersamaan.

5. Lepasnya Sensor Air Pendingin
Peranan sensor pendingin sangat penting untuk memberikan sinyal pada kipas agar menyala. Cara kerja dari sensor pendingin atau ECTs adalah menggunakan thermister yang mampu mendeteksi suhu sekitar. Tegangan yang dikirimkan itulah yang menentukan apakah perlu menyalakan kipas pendingin atau tidak. Dengan begitu, apabila sensor mengalami kerusakan maka otomatis output atau perintah yang keluar tidak terkontrol.

Akibatnya, output yang dikeluarkan adalah menyalakan kipas pendingin sepanjang waktu. Hal tersebut merupakan upaya pencegahan akan terjadinya overheating karena suhu yang terdeteksi tidak jelas. Solusi yang harus dilakukan adalah dengan memeriksa kondisi sensor ECT. Apabila putus maka segera diperbaiki, namun apabila terlanjur rusak maka harus segera diganti.

6. Lepasnya Sensor Tekanan AC
Selain sensor yang mendeteksi suhu, penyebab rusaknya kipas pendingin juga dapat disebabkan oleh sensor yang mendeteksi tekanan. Apabila ensor tekanan atau refrigerant pressure sensor mengalami kerusakan, maka tegangan yang dilewatkan adalah 0 dan 5 volt. Alhasil, bagian ECU akan mengartikannya sebagai kerusakan pada rangkaian listrik AC yang nantinya dikhawatirkan terjadi overpressure.

Dalam rangka untuk mencegah hal tersebut, maka ECU memberikan sinyal untuk menyalakan kipas pendingin walaupun mesin dalam keadaan mati. Langkah pertama apabila menemui permasalahan semacam itu adalah memeriksa rangkaian sensor dan rangkaian kelistrikan. Setelah ditemui kerusakan, maka segera diperbaiki.

Kelihatannya, kipas radiator tidak berputar memang bagian kecil yang sepele. Namun, apabila dipahami dengan baik maka akan disadari bahwa perannya penting untuk mendinginkan suhu mesin sehingga tidak terjadi overheating. Terlebih lagi setelah mengetahui penyebab kerusakannya yang cukup beragam dan rumit. Oleh sebab itu, saatnya mulai memperhatikan kipas pendingin agar kinerja mesin tetap terjaga, dan kenyamanan sekaligus keamanan saat berkendara akan selalu dirasakan.

Itulah tadi informasi dari agen poker mengenai Penyebab Kipas Radiator Tidak Berputar dan Solusi Mengatasinya oleh - fordranger.uno dan sekianlah artikel dari kami fordranger.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Quick Message
Press Esc to close